
Rafting di Sungai Pekalen, tak bisa lepas dari nama Taufiq Rachman. Taufiq Rachman pun tidak bisa lepas dari rafting.
Sekian tahun berkubang derasnya arung jeram Sungai Pekalen, membuat Taufiq Rachman tak bisa melepaskan cintanya pada keindahan alam sekitar Sungai Pekalen. Berkat sifat ramahnya, Taufiq Rachman mampu membuat para peserta rafting melupakan rasa dingin Sungai Pekalen. Taufiq Rachman menjadi Manager Marketing Regulo Adventure dari tahun 2007 hingga 2009.
Sebagai Manager, Topx, demikian dia dipanggil karibnya, tak segan untuk turun ke lapangan dan mangayu bagya para klien. Baginya, klien adalah sahabat, sanak-kadang, yang sama-sama mencintai keindahan alam di bawah keagungan langit biru Indonesia.
Sebagai sesama pecinta keindahan alam, ada nuansa keterikatan perasaan yang lebih dari sekedar hubungan klien dan provider.
Perasaan yang hanya bisa dirasakan oleh mereka
yang bertemu dan bersama mencapai puncak-puncak gunung,
yang bersama berjuang menguasai arus liar jeram,
yang bersama basah di dinginnya air sungai,
yang saling menyodorkan kelapa muda dan ogal agil (jemblem) hangat di tepian kali..
Seringkali klien memiliki kebutuhan akan petualangan yang tanpa batas dan kadang melampaui batas-batas yang disediakan sebuah organisasi. Demi para klien, para sahabat, para sanak-kadang, Taufiq Rachman membentuk sebuah layanan yang memberikan kebebasan kepada para sahabat untuk memilih apapun paket petualangan yang ingin dialaminya.
Kini Taufiq Rachman mendirikan Langit Biru Wisata Petualangan.
Sebagaimana langit biru yang membagikan keindahan birunya langit kepada siapapun juga, maka Langit Biru Wisata Petualangan juga menjalin kerjasama baik dengan sahabat-sahabat Regulo Arus Liar, NOARS Rafting, SONGAdventure, K-Line Adventure, Obech Pacet Rafting dan pihak-pihak lainnya untuk memenuhi keinginan para klien, para sahabat..
regulo arus liar – noars rafting – songa adventure – paintballgames – experiental learning – corporate gathering – team building – paragliding – paralayang – trekking – regulo arus liar – noars rafting – songa adventure – paintballgames – experiental learning – corporate gathering – team building – paragliding – paralayang – trekking – all adventure provider
Surabaya Post 17 Juli 2009

Rafting itu Aman bagi Anak-anak
SURABAYA POST – Jika Anda penggemar olahraga air dan menyukai tantangan, tak ada salahnya mencoba rafting atau arung jeram. Selain menantang karena harus ‘bergelut’ dengan derasnya air sungai, olahraga ini juga mampu memacu adrenalin. Agar kegiatan rafting makin berkesan, melibatkan keluarga dapat dijadikan pilihan. Regulo, penyedia layanan wisata arus liar memberikan kesempatan bagi Anda menikmati rafting bersama keluarga melalui program Family Camp.
Dalam program tersebut akan dijumpai berbagai kegiatan yang bisa menambah pengetahuan dan keakraban bersama keluarga. “Family Camp memang secara khusus kita gelar untuk keluarga. Program ini kita luncurkan pada Juli dan akan berakhir Agustus mendatang,” ujar Moch. Taufiq Rachman, Marketing Manager Regulo Arus Liar, Jumat (17/7). Berbagai aktivitas menarik dapat dilakukan melalui program ini antara lain memerah susu, membangun tenda, memasak, menangkap ikan, dan tentu saja rafting yang melintasi sungai Pekalen sepanjang 5 kilometer. “Peserta family camp akan menginap 1 malam, dan kegiatan penutup yang dilakukan berupa rafting,” imbuh Taufiq.
Untuk dapat menikmati program family camp, peserta dikenakan biaya sebesar Rp 1.100.000. Biaya ini berlaku untuk 2 orang dewasa dan 2 anak-anak. Selain dapat melakukan sejumlah aktivitas, peserta juga akan memperoleh fasilitas-fasilitas yang disediakan seperti perlengkapan memasak, bahan makanan, jamuan makan istimewa, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Wisata arung jeram Regulo ini memanfaatkan arus Sungai Pekalen bawah yang terletak di Dusun Angin-angin, Desa Ranu Gedang dan berakhir di Dusun Gembleng, Desa Pesawahan atau Desa Condong, Kecamatan Gending. Sungai Pekalen bersumber dari mata air gunung Lamongan dan Argopuro di Jawa Timur, dan merupakan sungai permanen karena dapat diarungi meskipun pada musim kemarau dengan arus yang tidak terlalu deras. Lain halnya pada bulan Januari hingga April dengan debit air yang tinggi, arus air menjadi lebih deras karena musim penghujan.
Terdapat 29 jeram dengan lintasan sepanjang 13 kilometer yang akan dilalui sepanjang jalur peraftingan. Masing-masing jeram punya nama sendiri. Pemberian nama-nama jeram tersebut tergolong unik berdasarkan peristiwa yang terjadi ketika melakukan pengarungan. “Beberapa nama jeram kita seperti jeram Selamat Datang, jeram Lumba-lumba, dan jeram Celengan,” kata Taufiq. Jeram Selamat Datang merupakan lintasan awal yang dilalui pengunjung, untuk nama jeram lumba-lumba diberikan karena ada ikan yang menyerupai lumba-lumba sering berenang di lintasan tersebut. Konon ikan lumba-lumba ini hanya muncul saat tertentu saja.
Tantangan berupa puluhan jeram-jeram sungai dan juga pemandangan alami yang khas dengan nuansa pedesaan akan memberikan sebuah pengalaman tak terlupakan bagi para pengunjungnya. Diakui Taufiq jika peminat wisata arung jeram ini datang dari berbagai latar belakang usia. “Segmen yang memanfaatkan wisata arung jeram untuk liburan ini tergantung segmen, misalnya segmenfamily biasa datang saat awal tahun, sedangkan di tengah dan akhir tahun didominasi segmen korporasi,” jelas Taufiq. <a6>

